Hotel Grand Zuri BSD: Staycation (Bagian 1)




Saya dan HB mendadak pergi ke  Tangerang di pertengahan bulan lalu. Bukan dalam rangka honeymoon sih, tapi ya bebas aja kalau orang-orang mau bilang begitu. LOL. Awalnya saya lupa kalau kami sudah melakukan reservasi di hotel Grand Zuri BSD, Tangerang untuk pertengahan Agustus. Seketika itu juga, pas saya dan HB ingat kami langsung aja menyeberang ke Tangerang dari Lampung. Kebetulan HB memang mau belanja dan ada keperluan untuk bertemu dengan klien di sana.

Kenapa Sarapan Itu Penting?




“Apa kabar hari ini?”

“Sudah sarapan?”

Pertanyaan itu selalu saya lontarkan kepada mahasiswa sebelum memulai kuliah. Terlebih saya mengajar di hari Senin dan Jumat Pukul tujuh pagi. Jadwal kuliah yang terlalu pagi membuat mahasiswa tidak sempat, eh saya lebih senang menyebutnya tidak menyempatkan diri untuk sarapan. Ternyata benar, sebagian besar mahasiswa belum sarapan.

Kenapa Dosen Harus Ngeblog?


Sebagai akademisi, tentu kita harus menulis. Makalah atau jurnal yang kita tulis memang butuh sentuhan SEO. Eh ada yang nggak tau SEO rupanya, Search Engine Optimation. Jadi tulisan kita bisa lebih gampang dicari karena lebih SEO atau google-friendly sih kalau bahasa saya. Orang akan menemukan tulisan kita hanya dengan memasukkan keyword tertentu. Nah, kalau orang sudah nemu tentunya akan menyitasi tulisan kita. Bukan sekedar keyword, template juga ternyata berpengaruh dalam pencarian makalah. Saya juga dapat bocoran dan tools yang memudahkan dalam penulisan makalah. Ini mungkin akan saya tulis lain waktu. 

So much drafts killing meeee -______-

Tantangan Keuangan Syariah di Indonesia


Foto: Indobisnis.indobis.co.id


Urusan keuangan syariah di Indonesia diramalkan bakal berkembang dengan sangat cepat. Tidak cukup hanya cepat saja, keuangan syariah di Indonesia  seharusnya sustain alias berkelanjutan. Hal ini dapat terwujud apabila didukung dengan integrasi dan sinergitas antara sector riil, keuangan, dan religious sosial sehingga ketiga sektor tersebut bias tumbuh bersama-sama dan terjamin keberlanjutannya. Keuangan syariah dapat berkompetisi dengan keuangan konvensional jika semua stakeholder yang terdiri atas regulator, pemerintah, industri, akademisi dan pihak-pihak lain yang terkait terus kompak dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan berbasis keuangan syariah. Bukan tidak mungkin keuangan syariah Indonesia juga daat bersaing di industri keuangan syariah global.