KNKS dan Kebangkitan Keuangan Syariah Indonesia




Pertama kali saya mendengar istilah keuangan syariah adalah ketika masih duduk di bangku SMA. Konon katanya keuangan syariah di Indonesia berbeda dengan negara lain, apalagi yang populasi masyarakatnya kecil. Negara seperti Malaysia mengalami pertumbuhan yang kuat di sektor investasi. Sementara Indonesia, keuangan syariahnya lebih berorientasi pada ritel.

#RGHBJourney #18: Ekspektasi VS Realita Pernikahan Impian




Dulu saya pernah nulis blogpost tentang pernikahan impian gara-gara saya pengin ikutan kuis di salah satu penerbit buku. Ya, dulu saya saking joblessnya kayaknya jadi quiz hunter dan alhamdulillah ya selalu dapat deh entah juara berapa.

#RGHBJourney 17: Pengumuman Pemenang Mini Giveaway Tying The Knot



Finally saya ngetik ini juga, memenuhi janji saya untuk bagi-bagi hadiah di mini giveaway dalam rangka pernikahan saya dan HB. Saya nggak nyangka aja mengundi 69 kertas manually.

Tentang Rencana Pemindahan Euphoria Jakarta Ke Palangkaraya



Belakangan ini heboh makin heboh wacana lama tentang rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta Indonesia ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Selama ini saya tinggal di Lampung. Di Sumatera. Meski pernah tiga tahun tinggal di Jogja, tapi kehidupan saya lebih banyak di Lampung.

Memilih Dompet Wanita yang Fungsional

 
Bagi seorang perempuan, dompet merupakan salah satu kebutuhan. Bukan sekedar untuk bergaya, tapi dompet  memang fungsional. Terkadang perempuan hanya butuh keluar rumah ditemani dompetnya, tapi tidak bagi saya. Dompet bagi saya adalah tempat untuk menyimpan rupa-rupa kartu hingga uang. Untuk bepergian, tentu saya memilih tas. Tas yang muat untuk membawa dompet di dalamnya.

#RGHBJourney 16: Setelah Seminggu Menikah


Banyak yang tanya, gimana rasanya setelah menikah? Mungkin ini pertanyaan ngetes atau sekedar basa-basi karena nggak jarang yang tanya pun sudah menikah. Jawaban saya gimana? Saya bingung, jawaban macam apa yang sesungguhnya mereka harapkan.
Setelah menikah ya semuanya masih sama. Saya masih harus kerja, bahkan masuk kerja di hari ketiga pernikahan. Semuanya sama. Saya tetap tinggal di wisma. Bedanya adik saya libur, jadi saya bisa tinggal bareng HB. Nggak ada yang berubah kecuali HB nggak pulang-pulang meski udah semingguan. HB malah nganterin saya ke kampus, terus njemput, terus jalan-jalan. Bedanya sekarang jalannya ke toko furnitur sama ke londri nyetor cucian kotor 