Langit Musik, Toko Musik Komplit dalam Genggaman


Ada nggak sih orang yang nggak suka mendengarkan musik? Kayaknya semua orang pasti suka. Apalagi menurut hasil penelitian, mendengarkan musik bisa membuat tubuh kita mengeluarkan hormon dopamine yang bisa bikin kita hepi terus. Nggak heran kalau terapi musik banyak digunakan untuk pengobatan seperti stress, menyiapkan kualitas janin di dalam kandungan, sampai pengobatan untuk kasus psikis dan fisik. Musik alfamatik juga dipercaya mampu menguatkan kinerja otak kita. Dan karena musik juga kita bisa selalu berpikiran positif. Dengarkan musik sesuai kebutuhan juga. Makanya, jangan kebanyakan mendengarkan lagu galau kalau emang butuh suasana ceria, fellas.

Sejak runtuhnya masa kejayaan kaset pita, hal yang paling sering dilakukan anak muda ngehits (kayak saya) di kala itu adalah men-download lagu-lagu dari web-web gratisan. Yang mana itu adalah bagian dari tindakan dosa pembajakan. Sedih juga sih harus membajak, cuma ya gimana lagi. Setelah kaset pita yang harganya emang udah melejit enggak ada lagi, saya harus beli lagu di dunia maya yang harganya juga nggak lebih murah. Anak SMP-SMA suruh beli gituan, mending buat konkow kaaaan?!

Kabar Bahagia untuk Para Jomblo


 
Foto: Pinterest

Ada yang masih percaya bahwa single itu pilihan, jomblo itu nasib? Poor you! Jadi jomblo nggak sesedih yang dibicarakan orang-orang. Nggak selebay yang dibicarakan di media-media. Menjadi seorang jomblo bahagia berkaitan erat dengan persepsi pribadi kamu mengenai status jomblo itu sendiri. Kalo kamu berpikir bahwa jomblo adalah hal yang menyedihkan maka hal itu akan benar - benar terjadi. Karena sebetulnya kamu bahkan bisa menjadi jomblo yang lebih bahagia daripada mereka yang bertatus berpasangan atau taken.

Cikwo Coffeee and Resto: Sejuta Inspirasi dalam Secangkir Kopi




Ada yang berbeda dari Sabtu sore saya kali ini. Bertemu dengan kawan-kawan lama hingga kawan baru yang nggak pernah berhenti menginspirasi selalu bikin saya seperti hidup lagi. Apalagi kalau bukan gara-gara kopi.

[GIVEAWAY] Indonesia Bebas Sampah 2020

Foto dari Pinterest


Februari di sini masih aja diikuti sama hujan sehari-hari kayak yang ogah move on dari Januari gitu. Saya juga ikutan sering malas-malasan yang tercermin dari produktivitas postingan di blog saya. Hahahaiy. Apalagi setelah resmi bekerja saya jadi kayak kehilangan mood setiap kali buka laptop dengan niat ngeblog. Badan udah capek, jadi kalo pulang penginnya istirahat, bukan juga ngerjain PR yang berupa kerjaan nggak kelar di kantor. Duh, maaf saya anaknya emang demen curhat.

#RGHBJourney 1: And The Process Begun...


Oke, saya emang berencana untuk melaunching menu baru di blog saya setelah saya resmi nggak jomblo lagi. Ciyeeee...jadi Nyonya Winata. Soalnya perjalanan kami ini cukup lahacia, jadi ngepostnya nanti-nanti aja.

Perempuan dalam Era Kemerdekaan Pers



 Media sosial khususnya di Lampung dan sekitarnya pekan lalu (3/3) heboh lantaran sebuah Surat Kabar Harian memuat berita bertajuk; Kapolda: “Perwira dan Polwan di Hotel” Diproses Etik-Pidana. Bukan gara-gara berita yang jadi headline yang dimuat di halaman satu koran yang katanya paling banyak dibaca oleh masyarakat Lampung ini. Masalahnya adalah pada ilustrasi yang berupa paha perempuan dengan sepatu heels yang terkesan sensual dan hanya mengenakan stoking bermotif jaring.