“Aku punya
tongkrongan baru!” adikku berseru, “Masjid Kubah Intan!”
“Eh,
jangan main di sana. Banyak orang jahat tauk!”
saya nyamber.
“Kamu
nggak gaul. Di sana ada perpus trus dijagain Satpol PP!”
![]() |
| Foto: thp.fp.unila.ac.id |
![]() |
| Foto: Pinterest |
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.”(HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)
Saya philantropist dan junior lecturer yang senang membaca, jalan-jalan, berjuang untuk eco-friendly lifestyle, memetik pelajaran dari mana pun kemudian membagi-bagikannya.